forex

Pahami! Money Management Forex sebagai Pemula

Ada 3 tipe account forex berdasar jumlahnya uang yang disetor. Penyeleksian tipe account ini bisa disamakan atas kekuatan investasi, pemikiran toleran pada besarnya resiko, dan kekuatan trading.

Untuk mempermudah penyeleksian account dan pelajari basis trading, biasanya broker memberi sarana replikasi trading.
Adapun 3 tipe account itu yakni:

1. Akun Standar

Account ini umum dijumpai dan bisa dipakai untuk lakukan transaksi bisnis sama dengan nilai 100 ribu dollar Amerika untuk 1 lot.

Ini bisa muncul karena sarana margin dan leverage sejumlah 100:1. Maknanya, modal minimum yang dibutuhkan ialah US$1.000 untuk lakukan transaksi bisnis sejumlah 1 lot.

Tetapi untuk membikin transaksi bisnis jadi lebih fleksibel, karena itu broker tentukan modal yang diinvestasikan minimum US$10.000.

Tiap peningkatan 1 pip yang sesuai arah transaksi bisnis, karena itu trader mendapat keuntungan sebesar US$10 dan berlaku juga sebaliknya bila arah bersimpangan.

2. Account Mini

Pada tipe account ini jumlah transaksi bisnis yang dibolehkan lebih kecil banyaknya, sebesar US$10.000 untuk unit 1 lot.

Modal yang diinvestasikan dimulai dari US$250-US$500, walau untuk lakukan transaksi bisnis 1 lot cuman diperlukan US$100.

Tiap gerakan 1 pip yang sesuai arah transaksi bisnis trader, karena itu didapat keuntungan sebesar US$1 dan berlaku juga kebalikannya.

3. Account Micro

Account ini sebagai investasi paling kecil, yakni dimulai dari US$10. Jumlah transaksi bisnis yang bisa dilaksanakan sebesar US$1.000 untuk 1 lot.

Tiap gerakan 1 pip yang sesuai arah transaksi bisnis trader, karena itu didapat keuntungan sebesar US$0,1 dan berlaku juga kebalikannya.
Sesudah ketahui ketetapan dan sarana masing-masing account kelihatannya account yang paling cocok untuk investor pemula ialah account mini atau micro.

Mengawali trading bermodal yang lebih kecil akan membuat trader pemula semakin tenang untuk coba beragam taktik yang pas tanpa cemas kehilangan uang dengan jumlah besar.

Baca Juga  Cara Membaca dan Memakai Kalender Forex Faktory Untuk Trading

Salah satunya kunci khusus keberhasilan trader ialah disiplin dengan konsep management keuangan dan resiko.

Karena itu dengan account mini/micro akan menolong trader untuk berdisiplin menghindar resiko dan lakukan transaksi bisnis-transaksi dengan jumlah kecil.
Seterusnya untuk tingkatkan jumlah transaksi bisnis atau jumlah modal yang di deposit, trader pemula bisa lakukan penilaian atas portofolionya.

Bila sukses capai keuntungan stabil sepanjang satu tahun, karena itu modal investasi dapat dipertingkat setahap sesuai jumlah lot.

Mengapa Perlu Money Management Forex?

 

Konsep trading sama dengan menjalankan bisnis di bidang riel, sama bertemu dengan “ketidakjelasan”. Selainnya memprediksi sasaran keuntungan, dibutuhkan juga penyiapan dalam menangani rugi yang bisa terjadi.

Saat lakukan trading sangat penting supaya keuntungan dapat didapat dengan stabil dalam saat yang panjang.

Menginginkan keuntungan fenomenal dalam sekali transaksi bisnis tidak berlainan dengan “taruhan” dan menginginkan uang terkejut.

Management resiko sama seperti seperti pengetahuan mengenai skema makan sehat. Biasanya warga ketahuinya, tetapi cuma beberapa yang serius mengaplikasikannya.

Dijumpai jika untuk lakukan ini dibutuhkan usaha lebih buat belajar dan rajin menilai hasil trading-nya.

Instrument forex mempunyai volatilitas yang tinggi sekali bahkan juga harga bisa kembali arah cuman dalam kurun waktu demikian menit. Ditambah kembali pada instrument ini memberi sarana transaksi bisnis untuk harga naik (buy) dan (sell).

Peralihan arah yang tidak sesuai status transaksi bisnis trader bisa mengakibatkan rugi bahkan juga margin call. Tanpa pengendalian resiko yang pas karena itu menyebabkan keuntungan yang dihimpun dari beberapa transaksi bisnis habis cuman di dalam 1 transaksi bisnis bahkan juga mengurangi modal.
Berikut beberapa taktik management resiko yang bisa dibuktikan baik dalam meningkatkan investasi forex:

Baca Juga  Tips Lengkap dan Jitu Belajar Trading Forex untuk Pemula

1. Setop Loss (Batas Toleransi)

Seiring waktu berjalan, pasar alami keadaan naik dan turun. Sebagus apa saja taktik trading yang dipunyai, semua trader tentu pernah merasakan untung dan rugi baik dari trader pemula sampai trader senior.

Pasar selalu bergerak aktif dan bisa jadi terjadi beberapa hal di luar sangkaan. Tentu saja cuplikan “Pasar is always right” kedengar kenal, memang apa saja analitisnya, pasarlah yang selalu betul.

Saat lakukan transaksi bisnis, untung dan rugi sebagai hal yang lumrah. Tiap trader pasti menginginkan keuntungan optimal dan stabil.

Setop loss dapat disebutkan sebagai batasan toleran resiko supaya nilai investasi dalam account bisa mengalami perkembangan.

Lakukan transaksi bisnis tanpa memasangkan setop loss dimisalkan seperti memakai kendaraan tanpa rem. Rugi yang tidak teratasi dapat habiskan semua modal investasi dan menghancurkan psikologi trader hingga trauma dengan trading. Bahkan juga lebih kronis kembali memandang jika trading ialah judi.
Batasan toleran yang biasa dipakai sekitar dari 1%-5% per transaksi bisnis. Nilai ini memiliki sifat subyektif bergantung durasi waktu trading yang dipakai dan style trading.

Trader konvensional condong bermain aman dan batasi resiko lebih kecil (misalkan 1%). Dan trader agresif lebih berani ambil resiko.

Di saat transaksi bisnis jalan, untuk trader eksper bisa tentukan batasan resiko berdasar keadaan yang terjadi waktu itu. Hingga range batasan toleran itu ialah angka optimal, pada prakteknya batasan toleran bisa dilakukan sesuai dukungan dan resisten paling dekat supaya rugi dapat didesak sekecil mungkin.

Ingat gerakan harga yang demikian cepat di instrument forex, dianjurkan trader memasangkan batasan toleran dan sasaran keuntungan saat itu juga buka status.

Baca Juga  Pengertian Trading dan Macam-macam Trading

2. Alokasi Jumlah Transaksi

Sudah pernahkah kamu dengar saran “Tidak boleh menyimpan semua telur di dalam 1 keranjang?” Ini sebagai salah satunya hukum investasi dan berlaku untuk semuanya instrument terhitung forex.

Adapun dalam aplikasinya pada trading forex, distribusikan jumlah transaksi bisnis jadi 5 sampai 10 kali dari keseluruhan investasi pada broker forex. Jangan sampai memakai semua modal cuman untuk 1 transaksi bisnis. Hingga sekalian menanti transaksi bisnis yang jalan usai, trader dapat tangkap kesempatan baik yang ada.
Disamping itu, bila transaksi bisnis dibagi jadi 10, karena itu membesarkan kesempatan keuntungan terkumpul dibanding bila kesempatannya cuman berdasar pada 1 transaksi bisnis.

Dengan taktik ini tentu saja resiko lebih kecil karena kesempatan rugi menyebar pada beberapa transaksi bisnis.

3. Rasio Risk: Reward

Sesudah usai putuskan pendistribusian modal per transaksi bisnis dan tentukan besarnya rugi yang bisa diterima, setelah itu cari sistem trading supaya hasilkan kemungkinan keuntungan yang bagus hingga hasil trading dapat diakumulasi.

Rasio Risk:Penghargaan untuk cari perbedaan jumlah rugi dan keuntungan di dalam 10 kali transaksi bisnis.

Tak perlu cari sistem yang dapat mempunyai perbedaan keuntungan 9 dan rugi 1. Biasanya, kemungkinan rasionya ialah 7:3 untuk keuntungan: rugi asal jatahnya 1:1.
Contoh: Bila rugi sejumlah 10 pip atau sama dengan US$10 pada account mini, karena itu keuntungan sejumlah 10 pip.

Kadang kekeliruan pada trader ialah kuat dalam meredam rugi sementara (floating loss) tetapi bila baru keuntungan sedikit segera dilakukan. Dengan jatah keuntungan dan keuntungan yang imbang, karena itu rasio 7:3 telah cukup buat hasilkan keuntungan stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *