Tahun Baru

Pemerintah: “Perayaan Malam Tahun Baru Dirumah Saja”

Pemerintah larang masyarakat melangsungkan arak-arakan dan acara perayaan penggantian Tahun Baru 2022 yang potensial memunculkan keramaian di tengah-tengah wabah virus corona (Covid-19).

Ini tercantum pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 mengenai pencegahan dan penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru Tahun 2022.

“Melarang pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” bunyi aturan tersebut.

Pemerintah menghimbau supaya perayaan Tahun Baru 2022 dirayakan di dalam rumah masing-masing dengan bergabung dengan keluarga. masyarakat diminta menghindari keramaian dan melakukan perjalanan.

Ditambah, sekarang ini warga harus juga memperhitungkan hadapi potensi bencana Hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor sesuai perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Serta melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan,” bunyi aturan tersebut.

Tidak itu saja, Pemerintah akan tutup semua Alun-alun yang berada di semua daerah Indonesia di tanggal 31 Desember 2021 sampai 1 Januari 2022 mendatang. Hal tersebut hanya untuk menahan penebaran virus corona.

Baca Juga  Bansos PKH Cair Bulan ini, Segera Cek cekbansos.kemensos.go.id

Pemerintah akan lakukan rekayasa dan mengantisipasi aktivitas pedagang kaki lima di pusat keramaian.

“Itu agar tetap dapat menjaga jarak antar pedagang dan pembeli,” tulis aturan tersebut.

Aturan ini mulai berlaku pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. Aturan berlaku di semua daerah Indonesia.

Aturan itu sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo soal ancaman gelombang ke-3 pandemi Covid-19. Jokowi minta anak buahnya mengantisipasi potensi kenaikan kasus Covid-19 karena mobilisasi masyarakat di tahun akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *