PGI

PGI: “Hindari Open House dan Pengumpulan Umat saat Perayaan Natal”

Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) menghimbau gereja dan umat Kristiani di seluruh Indonesia untukmenghindari pengumpulan umat dan open house saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Inibertujuanuntukmenahanpenyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia.

“Terkait hal tersebut, pengumpulan umat secara ragawi dan perayaan di rumah-rumah dalam bentuk open house sebaiknya dihindari,” kata Ketua Umum PGI Gomar Gultom, Senin (22/11).

Gomar meminta penyelenggaraan ibadah dan perayaan Natal dan Tahun Baru dilaksanakan dengan aman dan sederhana.

Imbauan ini tertuang dalam Imbauan Majelis Pekerja Harian PGI nomor 296/PGI-XVII/2021 yang ditandatangani oleh Ketum PGI Gomar Gultom dan Sekretaris Umum PGI Jacklevyn F. Manuputy.

Gomar mendorong umat Kristiani untuk memperhatikan kebijakan yang dibuat pemerintah. Ia mengharap gereja-gereja memberikan pemahaman ke umat Kristiani bahwa keluarga sebagai palungan bagi kelahiran Yesus, hingga perayaan Natal seharusnya dilaksanakan pada persekutuan keluarga.

“Mendorong warga senantiasa menjadi teladan bagi masyarakat luas dalam penerapan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjauhi kerumunan, serta mengurangi mobilitas dan perilaku hidup bersih dan sehat,” kata Gomar.

Baca Juga  Simak Selengkapnya!! Syarat Umum & Tahapan Seleksi CPNS 2021

Tidak itu saja, Gomar ajak gereja-gereja tingkatkan empati dan solidaritas pada korban bencana alam, kemiskinan, diskriminasi dan ketidakadilan.

“Berkat yang kita terima dari Tuhan dan sebagai ungkapan syukur atas masa Adven, Natal dan Tahun baru nanti adalah baik untuk dibagikan kepada mereka yang sangat membutuhkan perhatian dan bantuan kita dalam rangka mengurangi beban dan penderitaannya,” tutur Gomar.

Awalnya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy umumkan jika semua daerah Indonesia diterapkan PPKM Level 3 saat periode libur Natal dan tahun baru. Hal tersebut untuk menahan kenaikan kasus Covid-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *